Minggu, 18 April 2021

VC5: Postest_Integritas_Data

a. Apa kegunaan integritas basis data

b. Jelaskan jenis-jenis integritas basis data

c. Buatlah contoh untuk Integritas Entitas

d. Buatlah contoh untuk Integritas Domain

Jawab :

a.       Kegunaan integritas basis data adalah untuk memastikan keakuratan, konsistensi, aksesibilitasi, dan kualitas tinggi dari sebuah data, sehingga sangat penting untuk mengikuti aturan pengintegritasan suatu data. Data yang mempunyai integritas identik di pertahankan selama operasi apapun (seperti bisnis transfer, penyimpanan, atau pengambilan). Secara sederhana dalam istilah bisnis, integritas data adalah jaminan bahwa data konsisten, bersertifikat dan dapat dirujukan.


b.      Jenis-jenis integritas basis data :

-          Integritas entitas

-          Integritas domain

-          Integritas referensial

-          Integritas enterprise


c.       Contoh integritas entitas :

Create table penjualan

(ID penjualan smallint,

ID model smallint,

deskripsiModel varchar(30),

primary key (ID penjualan));


d.      Contoh integritas domain :

Create table biografi

(idpenulis smallint unsigned not null,

Tahun lahir year not null,

Kotalahir varchar(30) not null default ‘Kosong’);

Create domain nilai numeric(3,2)

Constraint value-test check (value >= 0.00)


VC5 : Pretest_Integritas_Data

Salah satu fungsi pada DBMS adalah membuat integritas data mengapa integritas data penting dalam sebuah sistem basis data. Uraikan dan berikan contoh sederhana

Jawab :

Integritas data sangat penting karena dapat memastikan keakuratan, konsistensi, aksebilitasi, dan kualitas tinggi dari sebuah data, sehingga sangat penting untuk mengikuti aturan penintegritasan suatu data. Data yang mempunyai integritas identik di pertahankan selama operasi apapun (seperti bisnis transfer, penyimpanan, atau pengambilan).

Secara sederhana dalam istilah bisnis, integritas data adalah jaminan bahwa data konsisten, bersertifikat dan dapat dirujukan. Integritas data artinya akurasi dan kebenaran data. Integritas data dalam sebuah sistem basis data harus dijaga untuk menjaga kebenaran data yang disimpan.

Ada beberapa cara dan tujuan dalam menjaga integritas data, diantaranya :

·         Memasukkan aturan bisnis di dalam database

·         Menjaga agar data yang tidak valid tidak masuk ke database

·         Menjaga konsistensi data pada relasi keterkaitan antar tabel

Integritas Data dapat Di kelompokan menjadi 2 bagian :

·         Integritas data yang berada dalam relasi, yaitu integritas entitas dan integritas domain.

·         Integritas yang berada di luar relasi, yaitu integritas referensial

Selain itu ada juga integritas yang ditentukan sendiri di dalam suatu perusahaan, yaitu integritas perusahaan (Enterprise integrity/ user Defined Integrity).

Secara garis besar integritas data dalam model relasional meliputi :

1.      Integritas Entitas

2.      Integritas Domain

3.      Integritas Referensial

4.      Integritas Enterprise

Contoh sederhana : memasukkan usia manusia yang tidak mungkin bernilai minus

Check : memeriksa data dengan aturan bisnisnya sendiri tanpa membuat tipe data baru.

Syntaxnya :     usia number,

                        Constraint chk_usia check (nilai >0)

Rabu, 14 April 2021

M5_Desain Permodelan Grafis

ANALISA JURNAL DESAIN PEMODELAN GRAFIS


    Pada tugas kali ini, saya akan menganalisa jurnal desain pemodelan grafik. Pertama-tama saya akan menjelaskan tentang Desain, Istilah desain, secara umum berarti potongan, model, bentuk/pola, konstruksi, ataupun rencana. 

    disain” atau “desain dalam ejaan bahasa Indonesia, berasal dari kata “design” dalam bahasa Inggris. Istilah desain, secara umum dapat berarti : potongan, model, moda, bentuk atau pola; konstruksi, rencana, mempunyai maksud, merencanakan; baik, bagus, atau indah bentuknya.

    Model adalah pola (contoh, acuan, ragam) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan, model adalah abstraksi dari sistem sebenarnya, dalam gambaran yang lebih sederhana serta mempunyai tingkat presentase yang bersifat menyeluruh, atau model adalah abstraksi dari realitas dengan hanya memusatkan perhatian pada beberapa sifat dari kehidupan sebenarnya.

    Seni grafis adalah salah satu bidang seni rupa yang bergerak pada bidang pencetakan, baik pencetakan yang berupa teknik manual maupun yang sudah digital, diantara keduanya sama-sama grafis istilahnya namun dalam takaran seni perlu dibahas lebih lanjut. Seni grafis secara kasar dapat digolongkan ke dalam salah satu seni murni, hal ini didasarkan atas tujuan dan fungsi yang dibawa,yaitu untuk memenuhi kepuasan atau untuk mengekspresikan diri.

    Desain Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan Grafis , kata Desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang , sedangkan Grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak . Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata , gambar , angka , grafik , foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang biasa menggabungkan elemen-elemen ini , sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.

Penjelasan “Desain’ dalam bidang :

a) Kesenian : Suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Seni desain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

b) Teknologi Informasi : Dalam bidang teknologi, desain juga sangat berkaitan. misalkan dalam pembuatan desain sebuah sistem program atau jaringan komputer yang saling terhubung semua itu memerlukan kreatifitas untuk membentuk sebuah desain agar dapat berfungsi dengan semsetinya.

c) Arsitektur :Desain dalam bidang arsitektur sangat berkaitan, misalnya rancangan rumah/bangunan.

d) Produk :Desain produk adalah proses menciptakan produk baru yang akan dijual oleh perusahaan untuk pelanggannya, Peran produk desainer adalah untuk menggabungkan seni, ilmu pengetahuan , dan teknologi untuk menciptakan produk-produk baru yang dapat digunakan orang lain .

Prinsip & unsur desain grafis dalam :

1. Kesenian

Desain grafis juga memiliki prinsip seperti halnya manusia, seseorang dikenal karena prinsipnya, prinsip utama harus ditampilkan dalam sebuah desain grafis sehingga karya tersebut komunikatif, sedangkan unsur yang lainnya ditampilkan sekedar dan tidak mengalahkan unsur utama. Semuanya itu tergantung selera desainer grafis, klien dan khalayak yang menjadi sasaran pesan.

2. Kesederhanaan

Hal ini sangat logis demi kepentingan kemudahan pembaca memahami isi pesan yang disampaikan. Dalam penggunaan huruf sebuah berita misalnya. Huruf judul (headline), subjudul dan tubuh berita (body text) sebaiknya jangan menggunakan jenis font yang ornamental dan njilimet, seperti huruf blackletter yang sulit dibaca. Desainer grafis lazim juga menyebut prinsip ini sebagai KISS (Keep It Simple Stupid). Prinsip ini bisa diterapkan dengan penggunaan elemen ruang kosong (white space) dan tidak menggunakan terlalu banyak unsur-unsur aksesoris. Seperlunya saja.

3. Keseimbangan

Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Prinsip keseimbangan ada dua, yaitu: keseimbangan formal (simetris) dan keseimbangan informal.

4. Kesatuan

Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Contohnya adalah ilustrasi, garis dan teks diberi raster sehingga memberikan kesan kesatuan terhadap pesan yang dimaksud.

5. Penekanan (aksentuasi)

Penekanan dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud. Kalau dalam konteks desain surat kabar ini bisa dilakukan dengan memberikan kotak raster atas sebuah berita. Hal ini akan mengesankan pentingnya berita itu untuk dibaca oleh pembaca. Atau juga membesarkan ukuran huruf pada judul berita, sehingga terlihat jauh berbeda dengan berita lainnya. Penekanan juga dilakukan melalui perulangan ukuran, serta kontras antara tekstur, nada warna, garis, ruang, bentuk atau motif.

6. Irama (repetisi)

Irama merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni. Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval waktu antara dua nada musik beruntun yang sama. Desain grafis mementingkan interval ruang atau kekosongan atau jarak antar obyek. Misalnya jarak antarkolom. Jarak antar teks dengan tepi kertas, jarak antar 10 foto di dalam satu halaman dan lain sebagainya.

7. Proporsi (Proportion)

Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.

Unsur dalam bidang kesenian memiliki warna yang sesuai agar indah di lihat terutama. Unsur dari bentuk, apabila terlihat abstrak pun masih bisa terlihat nilai dari kesenian tersebut. Memiliki tekstur yang sesuai dengan kesenian yang dibuat.

1. Arsitektur

Dalam bidang arsitektur, dsain grafis ini memiliki prinsip  Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merup/akan pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic. Unsur dari bidang arsitektur adalah Ruang yang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latarbelakang (background).

2. Pemahaman desain Grafis dalam karikatur

Desain Grafis dalam karikatur sangatlah diperlukan untuk membuat desain / karikatur sendiri perlu pemahaman tentang unsur-unsur desain grafis seperti : garis, bentuk, ukuran, ruang, tekstur dan warna.

3. Contoh Pemodelan Grafis pada:

A. Kesenian    : Poster, spanduk, lukisan

B. Teknologi   :  Animasi 2D maupun 3D

C. Arsitektur   :  Perancangan bentuk bangunan yang ingin didirikan

Unsur Desain Grafik 

·         Garis (Line)

Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain.

·         Bentuk (Shape)

Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle). Pada desain komunikasi visual kita akan mempelajari betuk dasar dan bentuk turunan. Sementara pada kategori sifatnya, bentuk dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu:

a)      Huruf (Character) adalah suatu hal yang direpresentasikan dalam bentuk visual yang dapat digunakan untuk membentuk tulisan sebagai wakil dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung, seperti A, B, C, dan seterusnya.

b)      Simbol (Symbol) adalah suatu hal yang direpresentasikan dalam bentuk visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara umum sebagai simbol atau lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata, misalnya gambar orang, bintang, matahari dalam bentuk sederhana (simbol), bukan dalam bentuk nyata (dengan detail).

c)      Bentuk Nyata (Form) adalah bentuk yang mencerminkan kondisi fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara detil, hewan atau benda lainnya.

·         Tekstur (Texture)

Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corakdari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.

·         Ruang (Space)

Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis. Sebagai contoh, tanpa ruang Anda tidak akan tahu mana kata dan mana kalimat atau paragraf. Tanpa ruang Anda tidak tahu mana yang harus dilihat terlebih dahulu, kapan harus membaca dan kapan harus berhenti sebentar. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latar belakang (background).

·         Ukuran (Size)

Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.

Dalam prakteknya warna dibedakan menjadi dua: yaitu warna yang ditimbulkan karena sinar (Additive color/RGB) yang biasanya digunakan pada warna lampu, monitor, TV dan sebagainya, dan warna yang dibuat dengan unsur-unsur tinta atau cat (Substractive color/CMYK) yang biasanya digunakan dalam proses pencetakan gambar ke permukaan benda padat seperti kertas, logam, kain atau plastik. Dengan menggunakan unsur-unsur desain tersebut, Anda akan membuat bentuk desain yang diinginkan. Tentunya supaya desain Anda dapat dilihat bagus (sesuai maksud dan tujuan Anda membuatnya), maka Anda harus mengenal unsur-unsur di atas secara baik.

·         Perbedaan grafis secara umum

Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan Grafis, kata Desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan Grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bias menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.

Secara umum desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Dalam desain kartu nama desain dibuat dengan full color (F/C). Tetapi dengan pertimbangan agar desain lebih variatif dan tidak membosankan, maka pada media desain yang berbeda Anda membuat logo tersebut dengan warna duotone. Nah, pada kondisi ini, gagasan variasi desain sebaiknya tidak diperlukan. Apa jadinya kalau logo tersebut adalah logo sebuah produk barang. Konsistensi juga sangat diperlukan sebagai kesan identitas yang melekat pada sebuah merek produk. Kita tidak mau konsumen sampai lupa pada produk yang dijual. Sedangkan keseimbangan informal bermanfaat menghasilkan kesan visual yang dinamis, bebas, lepas, pop, meninggalkan sikap kaku, dan posmodernis.


Kesimpulan

Dari penjelasan bab sebelumnya, penulis mengambil kesimpulan bahwa sebagian besar untuk membuat objek animasi yang berbasis 3 dimensi atau 3D ini harus mengerti terlebih dahulu tentang design atau rancangan, model dan grafik. untuk itu penulis menjelaskannya dalam makalah ini sehingga ketika membuat sebuah objek animasi yang berbasis 3D tidak lagi sulit untuk dipikirkan dan dibayangkan pada proses pengerjaannya. dengan mengenal unsur 3D dalam pembuatan objek animasi tersebut, kita bisa membuat objek apapun yang kita mau dan kita suka menggunakan software 3D ini yaitu Blender, karena mudah dipahami dan di mengerti ditambah pengerjaannya akan lebih mudah dan cepat selesai.

Url Jurnal :

https://neonlights88blog.wordpress.com/2017/09/28/jurnal-desain-pemodelan-grafis/

Selasa, 13 April 2021

VC1: Postest_Perancangan_Bd

 a. Sebutkan 6 tahap perancangan basis data

b. Manakah dari 6 tahap tersebut sebagai aktifitas utama dalam proses perancangan basis data ? Mengapa ?

c. Mengapa perancangan skema dan aplikasi dilakukan secara parallel ?

d. Mengapa digunakan model data implementation-independent selama perancangan skema konseptual ?

e. Mengapa diperlukan koleksi (Pengumpulan data) dan analisa kebutuhan

Jawab :

a)      6 tahap perancangan basis data :

        - Tahap 1, Pengumpulan data dan analisis

        - Tahap 2, Perancangan database secara konseptual

        - Tahap 3, Pemilihan DBMS

        - Tahap 4, Perancangan database secara logika (data model mapping)

        - Tahap 5, Perancangan database secara fisik

        - Tahap 6, Implementasi Sistem database

 

b)    - Desain Basis Data Konseptual

        Pemetaan model data(disebut juga desain basis data logika)


- Desain Basis Data Fisik


  Karena database yang merupakan hasil dari tahap 1 dan menghasilkan sebuah conceptual database schema pada DBMS.-independent model data tingat tinggi seperti EER (enhanced entity relationship) model. Setelah itu skema konseptual ditransformasikan dari model data tingkat tinggi yang digunakan pada tahap 2 ke dalam model data dari model data dari DBMS yang dipilih pada tahap 3.

 

c)   Karena aktifitas pertama yaitu desain skema konseptual, menentukan kebutuhan data yang dihasilkan pada tahap 1 dan menghasilkan skema basis data konseptual. Aktifitaskedua, desain transaksi dan aplikasi, menentukan analisa aplikasi basis data pada tahap1 dan menghasilkan spesifikasi level tinggi untuk aplikasi tersebut.

 

d)   Skema konseptual tidak tersedia sebagai deskripsi stabil dari isi basis data. Pemilihan DBMS dan keputusan desain dapat berubah tanpa mengubah skema konseptual DBMS-independent.

 

e)   Karena ini suatu tahap dimana kita melakukan proses indentifikasi dan analisa kebutuhan-kebutuhan data dan ini disebut pengumpulan data dan analisa. Untuk menentukan kebutuhan-kebutuhan suatu sistem database, kita harus mengenal terlebih dahulu bagian-bagian lain dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem database, termasuk para user yang ada dan para useryang baru beserta aplikasi-aplikasinya. Kebutuhan-kebutuhan dari para user dan aplikasi-aplikasi inilah yang kemudian dikumpulkan dan dianalisa.


VC1: Pretest_Perancangan_Bd


Jelaskan mengapa perancangan basis data merupakan micro life cycle dari perancangan sistem informasi ?

Jawab :

Karena siklus hidup aplikasi basis data berhubungan dengan siklus hidup sistem informasi. Siklus kehidupan basis data merupakan micro life cycle dimana proses perancangan basis data merupakan bagian dari siklus hidup sistem informasi. Ada beberapa tahap perancangan basis data, yakni :

1. Perancangan basis data secara Konseptual

Suatu proses pembangunan model data dari informasi yang digunakan dalam organisasi, yang tidak tergantung pada pertimbangan perangkat kerasnya.

Tahap pertama ini membuat model data secara konseptual untuk setiap bagian dari enterprise berdasarkan spesifikasi permintaan user. Pada tahap ini tidak tergantung pada DBMS, program aplikasi, perangkat keras.

Ada 2 kegiatan dalam perancangan basis data secara konseptual.

-  Skema konseptual

Menyatukan pemahaman struktur basis data, pengertian semantik, keterhubungan antar entitas dan atrribut serta batasan-batasan.

Skema konseptual ini menggunakan model ER atau EER

Ada 4 strategi yang dapat dipilih yaitu : topdown, bottom up, inside out, mixed

- Perancangan Transaksi

Merancang karakteristik dari transaksi-transaksi yang akan di implementasi tanpa tergantung dengan dbms yang telah dipilih.

2. Perancangan basis data secara logikal ( Pemetaan Model Data )

Suatu proses pembangunan model data dari suatu informasi yang digunakan didalam organisasi, berdasarkan model data yang telah dispesifikasikan, tetapi tidak bergantung pada pertimbangan semua perangkat kerasnya ataupun pada DBMS yang akan digunakan.

Teknik untuk mengevaluasi dari perancangan ini digunakan normalisasi. Proses ini akan menjamin bahwa data yang dihasilkan sudah tidak memiliki data yang rangkap, yang mengakibatkan anomali update pada saat implementasi. Transformasi dari skema konseptual dan eksternal ke model data sistem manajemen basis data yang terpilih, ada 2 proses yaitu :

- Transformasi tidak bergantung pada sistem.

- Penyesuaian skema ke sistem manajemen basis data yang spesifik.

3. Perancangan basis data secara fisik

Suatu proses yang menghasilkan deskripsi dari pengimplementasian dari suatu basis data didalam tempat penyimpanan, menggambarkan tempat relasi, organisasi file dan pengindeksan yang digunakan untuk mengasilkan pengaksesan data yang optimal dan semua hubungan dalam hal batasan integritas juga keamanan datanya.

Kriteria pemilihan perancangan fisik :

Waktu respon

Waktu transaksi basis data selama eksekusi untuk menerima respon.

Penggunaan ruang penyimpanan

Jumlah ruang penyimpanan yang digunakan oleh basis data file dan struktur jalur pengaksessannya.

Terobosan yang dilakukan file transaksi (Transaction troughput)

Merupakan nilai rata-rata transaksi yang dapat diproses permenit oleh sistem basis data dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi.

Kamis, 08 April 2021

Karakter Poster

 

    Karakter pada poster yang telah saya buat ialah poster yang menceritakan keahlian dan kegemaran saya. Poster ini menggambarkan karakter pada diri saya. Poster ini mengandung teks perkenalan saya dan isi  untuk mempermudah pembaca dalam memahami makna serta tujuan yang ada. Saya menyelipkan sedikit kata-kata yang bisa memotivasi pembaca.